yeninorfitriani

Just another Perbanas Blogger Community weblog

BAB 7 ( MANAJEMEN, KEPEMIMPINAN DAN PEMBERDAYAAN KARYAWAN )

Manajemen adalah proses yang digunakan untuk mencapai organisasional melalui perencanaan , pengorganisasian , kepemimpinan , dan pengendalian orang dan sumber – sumber daya organisasional lainnya .

Manajemen melibatkan pemanfaatan sumber daya manusia dan berbagai sumber daya lainnya (misalnya mesin) dengan cara yang peling baik guna mencapai rencana dan tujuan perusahaan.Unsur manajemen adalah sangat penting agar proses suatu organisasi berjalan mantap. Manajemen melibatkan semua faktor yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu dari organisasi, seperti manajemen diri,manajemen kepemimpinan, dsb. Ia sangat terikat pada fungsi-fungsi manajemen kehidupan organisasi yang kompleks seperti fungsi pengambilan keputusan dalam perencanaan, penganggaran dan pengendalian program termasuk dalam penerapan model kepemimpinan.

Tingkatan-tingkatan manajemen

Para karyawan yang bertanggung jawab dalam mengelola karyawan atau sumber daya yang lain akan bertindak selaku manajer, meskipun jabatan resmi mereka berbeda. Fungsi manajer akan berbeda-beda sesuai dengan masing-masing tingkatannya dalam perusahaan.

· Manajemen puncak(tingkat atas)

adalah manajer-manajer yang berada pada posisi ini seperti presiden,direktur utama,direktur keuangan,dan wakil presiden mengambil keputusan yang berhubungan dengan tujuan perusahaan dalam jangka panjang.

· Manajemen ( tingkat menengah )

adalah manajer yang sering kali bertanggung jawab atas keputusan-keputusan jangka pendek perusahaan.

· Manajemen supervisior (tingkat pertama)

adalah para manajer yang biasanya sangat terlibat dengan para karyawan yang mengerjakan proses produksi sehari-hari.

Seorang manajer harus memiliki tiga kategori ketrampilan :

  1. Ketrampilan teknis (technical skills) : ketrampilan melibatkan kemampuan untuk melakukan tugas dalam sisiplin tertentu atau departemen tertentu(seperti pemasaran atau sistem informasi).
  2. Ketrampilan hubungan manusia (human relations skills) :ketrampilan yang melibatkan komunikasi; ketrampilan ini memungkunkan menajer untuk bekerja melalui dan bersama oarang-orang.
  3. Ketrampilan konseptual (conceptual skills) : ketrampilan yang melibatkan kemampuan untuk menggambarkan organisasi sebagai suatu keseluruhan dan hubungan antar berbagai bagiannya.

Fungsi manajemen :

1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.

3. Fungsi Pengarahan / Directing / Leading
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.

4. Fungsi Pengendalian / Controling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.

Keahlian-keahlian manajerial terpenting yang dibutuhkan adalah

Ø Keahlian konseptual,untuk memahami hubungan yang terdapat diantara berbagai pekerjaan.

Ø Keahlian interpersonal,untuk berkomunikasi dengan karyawan-karyawan lain dan dengan pelanggan.

Ø Keahlian teknis,untuk melakukan pekerjaan dari hari ke hari secara spesifik,seperti keahlian akuntansi untuk membuat laporan keuangan atau keahlian listrik untuk memahami bagaimana pengaturan pengembalian suatu produk

Ø Keahlian mengambil keputusan, untuk menilai alternatif-alternatif pilihan dari alokasi sumber daya-sumber daya perusahaan.

Beberapa panduan-panduan penting dari manajemen waktu yang efektif adalah untuk

§ Menyusun prioritas dengan tepat untuk menempatkan fokus pada tanggung jawab pekerjaan yang terpenting.

§ Menjadwalkan interval waktu yang lebih panjang untuk pekerjaan-pekerjaan penting agar dapat memusatkan perhatian pada pekerjaan tersebuthingga selesai.

§ Meminimalisasi gangguan agar dapat menyelesaikan penugasan.

§ Membuat tujuan jangka pendek agar dapat menyelesaikan proyek-proyek jangka panjang secara bertahap, dan

§ Mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan sendiri oleh karyawan.

PERENCANAAN

jenis perencanaan, yaitu: Perencanaan Stategis adalah perencanaan luas jangka panjang yang menguraikan tujuan organisasi. Perncanaan Taktis adalah perncanaan spesifik jangka pendek yang memberikan sasaran organisasional. Perencanaan Operasional adalah bagian dari perencanaan taktis dan melibatkan penetapan daftar waktu dan standar tertentu. Perencanaa kontingensi melibatkan pengembangan sekumpulan rencana alternatif seandainya rencana pertama tidak berhasil.

KEPEMIMPINAN

Fungsi kepemimpinan (leading) adalah proses memengaruhi kebiasaan-kebiasaan orang lain demi mencapai tujuan bersama.Kepemimpinan adalah unsur yang fundamental dalam menghadapi gaya dan perilaku seseorang. Kepemimpinan juga dapt meliputi bertidak selaku tokoh panutan bagi para karyawan.Hal itu merupakan potensi untuk mampu membuat orang lain (yang dipimpin) mengikuti apa yang dikehendaki pemimpinnya menjadi realita. Menerapkan kepemimpinan tidak selalu berjalan mulus. Boleh jadi karyawan yang dipimpin manajer merasa ragu-ragu akan kemampuan manajer, tidak jelas apa dan mengapa manajer menginstruksikan sesuatu, apatis terhadap manajer atau bahkan bisa saja menunjukkan konflik dengan manajer. Karyawan yang baik menjadikannya sebagai motivasi diridemi pengembangan diri di waktu sekarang dan masa depan.

Gaya manajemen dan kepemimpinan yang diterapkan beberapa manajer mungkin menyaratkan adanya perbedaan keterampilan diantara mereka. Seharusnya karyawan mengambil positifnya dengan melakukan pengembangan diriuntuk motivasi diri ke depan. Namun keduanya bukanlah sesuatu yang terpisah tetapi bersifat inklusif. Keduanya saling berinteraksi bahkan saling memperkuat yang bergantung pada situasi. Manajemen dan kepemimpinan merupakan elemen organisasi yang utuh dalam mengorganisasikan para karyawan untuk mencapai prestasi tertentu lewat proses pemotivasian dan pengembangan rasa percaya diri. Karena itu keduanya bisa disatukan dan disebut sebagai manajemen kepemimpinan. Jadi jika seseorang ingin menjadi menjadi manajer handal, dia pasti membutuhkan kombinasi ketrampilan dalam manajemen sekaligus dalam menerapkan ciri-ciri kepemimpinan (manajemen dirimanajemen kepemimpinan harus digabungkan semua). Permasalahan yang kerap dihadapi manajer adalah dalam situasi yang bagaimana dia harus melakukan sesuatu yang benar dan kapan pula dia harus melakukan sesuatu dengan benar. Bagi yang ingin latihan diri bisa mengikuti psychotronica.

GAYA KEPEMIMPINAN

1. Gaya Kepemimpinan Demokratis

Kepemimpinan yang demokratis ditandai oleh adanya suatu struktur yang pengembangannya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah kepemimpinan demokratis bawahan cenderung bermoral tinggi, dapat bekerja sama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.

2. Gaya Kepemimpinan Otoriter

Kepemimpinan otoriter menggunakan pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan struktur, sehingga kekuasaanlah yang paling diuntungkan dalam organisasi. Akan tetapi Kepemimpinan Otoriter yang memiliki pemimpin yang baik hati nurani nya, belum tentu hasil outputnya lebih buruk daripada Kepemimpinan Demokratis yang memiliki Pemimpin yang tidak memiliki kapasitas. Contohnya: Korea utara dengan otoriternya mampu berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

3. Gaya Kepemimpinan Bebas

Kepemimpinan yang bebas memberikan kekuasaan penuh pada bawahan, struktur organisasi bersifat longgar, pemimpin bersifat pasif. Peran utama pimpinan adalah menyediakan materi pendukung dan berpartisipasi jika dimintai bawahan.

Pengendalian

Fungsi pengendalian melibatkan pengawasan dan evaluasi pekerjaan. Untuk mengevaluasi pekerjaan, manajer sebaiknya mengukur kinerja sebagai perbandingan dengan standar dan ekspektasi yang telah mereka tentukan. Jadi fungsi pengendalian akan menilai apakah rencana-rencana yang dibuat dalam fungsi perencanaan telah tercapai. Fungsi pengendalian memungkinkan dilakukannya evaluasi secara kontinu sehingga perusahaan dapat memastikan bahwa ia telah mengikuti arah yang diinginkan untuk mencapai rencana strategisnya.

PEMBERDAYAAN KARYAWAN

Pemberdayaan karyawan adalah memberikan karyawan otoritas dan tanggung jawab untuk merespon dengan cepat terhadap permintaan pelanggan. Kemampuan adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan pemberian pendidikan dan alat-alat yang dibutuhkan pekerja untuk menerima penguasaan pengambilan keputusan yang baru.

Tanpa pendidikan, pelatihan, bimbingan dan alat-alat yang tepat, pekerja tidak dapat memikul tanggung jawab untuk memuaskan pelanggan.

MEMASTIKAN KEBERHASILAN

1. Menetapkan standar yang jelas

2. Memantau dan merekam kinerja

3. Membandingkan kinerja dengan rencana dan standar

4. Mengomunikasikan hasil dan penyimpangan kepada karyawan

5. Memberikan umpan balik positif untuk pekerjaan yang dilaksanakan dengan baik dan mengambil tindakan korektif jika diperlukan.



RSS 2.0 | Trackback | Comment

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <p> <br>